Almari Narkotik Apotik | Model Kunci Digital Sidik Jari


ALMARI OBAT NARKOTIK APOTIK

Ketentuan dan syarat yang ditetapkan oleh Depkes dalam proses penyimpanan obat-obatan jenis narkotika dan psikotropika harus memenuhi standard yg ditetapkan dengan tujuan untuk keamanan terhadap penyalahgunaan pemakaian obat-obatan jenis ini.

PT. DUMEDPOWER INDONESIA berhasil menciptakan produk almari untuk obat jenis narkotika dan psikotropika yang dilengkapi dengan sistim keamanan yang sangat efektif yaitu dengan menggunakan kunci ganda digital sidik jari (Digital Double Lock Fingerprint).

Almari Narkotika Psikotropika Apotik dengan sistim kunci ganda digital sidik jari ini hanya dapat dibuka oleh orang yang memiliki wewenang dalam izin mengeluarkan obat-obatan jenis narkotika dan psikotropika yang terdapat didalamnya dengan akses buka melalui sidik jari.

Almari Narkotika Psikotropika Apotik dengan sistim kunci ganda digital sidik jari ini terbuat dari bahan plat Stainless Steel dengan pintu ganda di bagian luar menggunakan kunci digital fingerprint dan di bagian dalam menggunakan kunci manual standard.

Kami juga dapat membuat almari narkotik apotik sesuai dengan ukuran dan bahan yang diminta (Customize) berdasarkan kebutuhan pelanggan.

Untuk pemesanan barang, brosur, harga jual dan spesifikasi katalog produk Almari Narkotik Apotik/ Lemari Narkotika dan Psikotropika Kunci Ganda Digital Model Sidik Jari atau Kode Nomor dapat menghubungi :

Kontak Person : Elfian Effendi

Mobilephone (WhatsApp) : 085212118158 / 081315904286 / 082125526000

Email:

dumedpower@gmail.com

dumedpower@yahoo.com

dumedpower2008@yahoo.com

Twitter:

http://www.twitter.com/dumedpower

http://www.twitter.com/penyaluralkes

Website:

http://www.penyaluralatkesehatan.com

http://www.juknisdakbkkbnblog.wordpress.com

http://www.furniture-rumah-sakit.blogspot.com

http://www.jualkursirodajakarta.blogspot.com

Jual Bedside Cabinet / Lemari Loker Pasien Murah


Bedside Cabinet / Lemari Loker Pasien adalah lemari atau loker yang terletak disamping ranjang tempat tidur pasien rumah sakit. Lemari atau loker pasien ini berfungsi untuk menyimpan segala keperluan pasien yang terbagi atas beberapa bagian seperti lemari kecil dibagian bawah untuk menyimpan pakaian salin dan perlengkapan pasien yang lebih besar dan banyak selama diruangan rawat-inap, laci kecil dibagian atas untuk menyimpan peralatan keperluan seperti sisir, obat-obatan persediaan atau mungkin barang-barang berharga pasien seperti dompet, handphone dan lain-lain. Selain itu juga yang memiliki gelas plastik tambahan dan ada juga yang dilengkapi dengan meja mayo.

Lemari / loker pasien ada juga yang dilengkapi meja geser untuk keperluan meletakkan makanan ataupun obat-obatan saat diperlukan dapat dikeluarkan apabila bagian atas lemari sudah terisi penuh oleh botol air minum dan makanan lain-lain, sedangkan bagian samping ada besi untuk meletakkan handuk apabila selesai digunakan pasien mandi.

Ada beberapa jenis dan bahan Bedside Cabinet / Lemari Loker Pasien dengan model yang berbeda seperti :

– Bedside Cabinet/ Lemari Loker Pasien Plastik ABS tanpa Meja Geser
– Bedside Cabinet/ Lemari Loker Pasien Plastik ABS plus Meja Geser
– Bedside Cabinet/ Lemari Loker Pasien Plat Baja tanpa Meja Geser
– Bedside Cabinet/ Lemari Loker Pasien Plat Baja plus Meja Geser
– Bedside Cabinet/ Lemari Loker Pasien Plat Baja plus Meja Geser dan Meja Mayo
– Bedside Cabinet/ Lemari Loker Pasien Stainless Steel tanpa Meja Geser
– Bedside Cabinet/ Lemari Loker Pasien Stainless Steel plus Meja Geser
– Bedside Cabinet/ Lemari Loker Pasien Stainless Steel plus Meja Geser dan Meja Mayo 

Perbedaan antara Bedside Cabinet/ Lemari Pasien bahan plastik ABS dari China dan Plat Baja dari Indonesia adalah sebagai berikut :

 

Bedside cabinet/ lemari loker pasien bahan plastik ABS tanpa meja geser maupun plus meja geser sebagian besar produk furniture hospital ini di import dari China. Secara penilaian kesempurnaan hasil produk ini memang terlihat menarik dikarenakan barang ini dikerjakan oleh pabrik-pabrik di China, dari segi harga produk ini harganya memang murah namun dari segi kekuatan, namanya saja plastik sudah barang tentu tidak sekuat plat baja untuk ketahanannya.

Bedside cabinet/ lemari loker pasien plat baja tanpa meja geser maupun plus meja geser dan ada juga yang ditambah meja mayo sekalian sebagian besar diproduksi di Indonesia. Secara nilai estetika memang terlihat sederhana namun dari segi kekuatannya sudah barang tentu lebih kuat namun harganya juga cukup lumayan mahal dibandingkan plastik. Selain itu tersedia juga bedside cabinet/ lemari loker pasien yang terbuat dari bahan stainless steel yang ketahanannya lebih kuat dari dua komponen bahan diatas.

PT. DUMEDPOWER INDONESIA adalah perusahaan penyalur alat kesehatan – furniture hospital – phantom alat peraga kesehatan – produk DAK BKKBN – reagensia dan bahan kimia laboratorium dan radiologi serta peralatan kebutuhan apotik dan farmasi rumah sakit yang sudah memiliki izin P.A.K, ISO 9001:2008, ISO 14001:2004EMS, H.A.K.I , E-Faktur Wajib Pajak dan sudah terdaftar di LPSE sebagai peserta tender pengadaan barang dan jasa.

Untuk pemesanan produk, brosur daftar harga jual bedside cabinet / lemari loker pasien dan spesifikasinya silahkan menghubungi :

Kontak Person : Tn. Fuad Ahmad,
Mobile : 081315904286, 082125526000, 081279569563
Kantor : 0213912902 / 02142802577,
Faks : 02142802576,
Email :  dumedpower@gmail.com.

Jual Lemari Obat Narkotik Murah


Pengelolaan Narkotika dan Psikotropika di Apotek Farmasi Rumah Sakit

Pengelolaan dan pengendalian Narkotika dan Psikotropika, pemesanan, penerimaan, penyimpanan, pelayanan, pelaporan, dan pemusnahan narkotika dan psikotropika.

1. Pengelolaan Narkotika
Pengelolaan narkotika diatur secara khusus untuk menghindari terjadinya kemungkinan penyalahgunaan obat tersebut. Pelaksanaan pengelolaan narkotika di Apotek meliputi :

A. Pemesanan Narkotika
Pemesanan sediaan narkotika menggunakan Surat Pesanan Narkotik yang ditanda-tangani oleh Apoteker Pengelola Apotek (APA). Pemesanan dilakukan ke PT. Kimia Farma Trade and Distribution (satu satunya PBF narkotika yang legal di indonesia) dengan membuat surat pesanan khusus narkotika rangkap empat. Satu lembar Surat Pesanan Asli dan dua lembar salinan Surat Pesanan diserahkan kepada Pedagang Besar Farmasi yang bersangkutan sedangkan satu lembar salinan Surat Pesanan sebagai arsip di apotek, satu surat pesanan hanya boleh memuat pemesanan satu jenis obat (item) narkotik misal pemesanan pethidin satu surat pesanan dan pemesanan kodein satu surat pesanan juga, begitu juga untuk item narkotika lainnya.

B. Penerimaan Narkotika
Penerimaan Narkotika dari PBF harus diterima oleh APA atau dilakukan dengan sepengetahuan APA. Apoteker akan menandatangani faktur tersebut setelah sebelumnya dilakukan pencocokan dengan surat pesanan. Pada saat diterima dilakukan pemeriksaan yang meliputi jenis dan jumlah narkotika yang dipesan.

C. Penyimpanan Narkotika
Obat-obat yang termasuk golongan narkotika di Apotek disimpan pada lemari khusus yang terbuat dari kayu (atau bahan lain yang kokoh dan kuat) yang ditempel pada dinding, memiliki 2 kunci yang berbeda, terdiri dari 2 pintu, satu untuk pemakaian sehari hari seperti kodein, dan satu lagi berisi pethidin, morfin dan garam garamannya. Lemari tersebut terletak di tempat yang tidak diketahui oleh umum, tetapi dapat diawasi langsung oleh Asisten Apoteker yang bertugas dan penanggung jawab narkotika.

D. Pelayanan Narkotika
Apotek hanya boleh melayani resep narkotika dari resep asli atau salinan resep yang dibuat oleh Apotek itu sendiri yang belum diambil sama sekali atau baru diambil sebagian. Apotek tidak melayani pembelian obat narkotika tanpa resep atau pengulangan resep yang ditulis oleh apotek lain. Resep narkotika yang masuk dipisahkan dari resep lainnya dan diberi garis merah di bawah obat narkotik.

E. Pelaporan Narkotika
Pelaporan penggunaan narkotika dilakukan setiap bulan. Laporan penggunaan obat narkotika di lakukan melalui online SIPNAP (Sistem Pelaporan Narkotika dan Psikotropika). Asisten apoteker setiap bulannya menginput data penggunaan narkotika dan psikotropika melalui SIPNAP lalu setelah data telah terinput data tersebut di import (paling lama sebelum tanggal 10 pada bulan berikutnya). Laporan meliputi laporan pemakaian narkotika untuk bulan bersangkutan (meliputi nomor urut, nama bahan/sediaan, satuan, persediaan awal bulan), pasword dan username didapatkan setelah melakukan registrasi pada dinkes setempat.
(sipnap.binfar.depkes.go.id)

F. Pemusnahan Narkotika
Prosedur pemusnahan narkotika dilakukan sebagai berikut :

1) APA membuat dan menandatangani surat permohonan pemusnahan narkotika yang berisi jenis dan jumlah narkotika yang rusak atau tidak memenuhi syarat.

2) Surat permohonan yang telah ditandatangani oleh APA dikirimkan ke Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan. Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan akan menetapkan waktu dan tempat pemusnahan.

3) Kemudian dibentuk panitia pemusnahan yang terdiri dari APA, Asisten Apoteker, Petugas Balai POM, dan Kepala Suku Dinas Kesehatan Kabutapten/Kota setempat.

4) Bila pemusnahan narkotika telah dilaksanakan, dibuat Berita Acara Pemusnahan yang berisi :
a) Hari, tanggal, bulan, tahun dan tempat dilakukannya pemusnahan
b) Nama, jenis dan jumlah narkotika yang dimusnahkan
c) Cara pemusnahan
d) Petugas yang melakukan pemusnahan
e) Nama dan tanda tangan Apoteker Pengelola Apotek

Berita acara tersebut dibuat dengan tembusan :
a) Kepala Suku Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota.
b) Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan DKI Jakarta.
c) Arsip apotek.

2. Pengelolaan Psikotropika
Selain pengelolaan narkotika, pengelolaan psikotropika juga diatur secara khusus mulai dari pengadaan sampai pemusnahan untuk menghindari terjadinya kemungkinan penyalahgunaan obat tersebut. Pelaksanaan pengelolaan psikotropika di Apotek meliputi:

A. Pemesanan Psikotropika
Pemesanan psikotropika dengan surat pemesanan rangkap 2, diperbolehkan lebih dari 1 item obat dalam satu surat pesanan, boleh memesan ke berbagai PBF.

B. Penerimaan Psikotropika
Penerimaan Psikotropika dari PBF harus diterima oleh APA atau dilakukan dengan sepengetahuan APA. Apoteker akan menandatangani faktur tersebut setelah sebelumnya dilakukan pencocokan dengan surat pesanan. Pada saat diterima dilakukan pemeriksaan yang meliputi jenis dan jumlah Psikotropika yang dipesan.

C. Penyimpanan Psikotropika
Penyimpanan obat psikotropika diletakkan di lemari yang terbuat dari kayu (atau bahan lain yang kokoh dan kuat). Lemari tersebut mempunyai kunci (tidak harus terkunci) yang dipegang oleh Asisten Apoteker sebagai penanggung jawab yang diberi kuasa oleh APA.

D. Pelayanan Psikotropika
Apotek hanya melayani resep psikotropika dari resep asli atau salinan resep yang dibuat sendiri oleh Apotek yang obatnya belum diambil sama sekali atau baru diambil sebagian. Apotek tidak melayani pembelian obat psikotropika tanpa resep atau pengulangan resep yang ditulis oleh apotek lain.

E. Pelaporan Psikotropika
Laporan penggunaan psikotropika dilakukan setiap bulannya melalui SIPNAP (Sistem Pelaporan Narkotika dan Psikotropika). Asisten apoteker setiap bulannya menginput data penggunaan psikotropika melalui SIPNAP lalu setelah data telah terinput data tersebut di import. Laporan meliputi laporan pemakaian narkotika untuk bulan bersangkutan (meliputi nomor urut, nama bahan/sediaan, satuan, persediaan awal bulan). pasword dan username didapatkan setelah melakukan registrasi pada dinkes setempat.
(sipnap.binfar.depkes.go.id)

F. Pemusnahan Psikotropik
Tata cara pemusnahan psikotropika sama dengan tata cara pemusnahan narkotika.

PT. DUMEDPOWER INDONESIA memproduksi dan menjual Lemari Obat Narkotik dan Psikotropik, untuk pemesanan barang, brosur dan daftar harga jual serta spesifikasi lemari obat narkotik psikotropik dan perkursor serta produk-produk furniture rumah sakit lainnya baik untuk kebutuhan swasta maupun pengadaan tender, dapat menghubungi :
Kontak Person : Elfian Effendi,
Mobile : 081315904286
PIN BB & WhatsApp : 082125526000
Email :
dumedpower@gmail.com
Twitter :
https://twitter.com/AlkesExpo,
Facebook :
http://facebook.com/cv.dutamedicasarana/,
Website :
https://juknisdakbkkbnblog.wordpress.com/
https://juknisdakbkkbnblog.blogspot.com/

Jual Alat Peraga Phantom Silen Murah | Juknis DAK BKKBN Blog


Politeknik Kesehatan atau yang biasa disingkat Poltekkes adalah sebuah institusi pendidikan tenaga profesional di bidang kesehatan di bawah naungan Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.

Pusat Pendidikan Tenaga Kesehatan (Pusdiknakes) Departemen Kesehatan RI membuka dan melaksanakan Pendidikan Kedinasan Bidang Kesehatan baik dalam jenjang Pendidikan Menengah (JPM) seperti Sekolah Perawat Kesehatan (SPK), Sekolah Bidan, Sekolah Menengah Analis Kesehatan (SMAK), Sekolah Pengatur Rawat Gigi (SPRG), dll., maupun Jenjang Pendidikan Tinggi (JPT) seperti Akademi Keperawatan (Akper), Akademi Kebidanan (Akbid), Akademi Kesehatan Lingkungan (AKL) dan Akademi Teknik Elektromedik (ATEM).

Sekitar tahun 1989 Sekolah-sekolah Departemen Kesehatan yang tergabung pada Jenjang Pendidikan Menengah (JPM) dikonversi menjadi Jenjang Pendidikan Tinggi (JPT) yang disebut Akademi, seperti Sekolah Perawat dan Sekolah Bidan dikonversi menjadi Akademik Keperawatan dan Akademi Kebidanan, Sekolah Menengah Analis Kesehatan menjadi Akademi Analis Kesehatan, Sekolah Pengatur Rawat Gigi menjadi Akademi Kesehatan Gigi. Sekolah-sekolah Jenjang Pendidikan Menengah (JPM) yang dikonversi menjadi Jenjang Pendidikan Tinggi (JPT) kemungkinan untuk melembaga dirasakan banyak kesulitan, maka salah satu antisipasi yang terbaik pada saat itu agar efektif dan efisien adalah dengan dikembangkan kelembagaannya menjadi Politeknik Kesehatan (Poltekkes) termasuk diantaranya adalah 13 Akademi Kesehatan menjadi Politeknik Kesehatan.

Konversi tersebut adalah :

1. Akademi Keperawatan menjadi Jurusan Keperawatan.
2. Akademi Kebidanan menjadi Jurusan Kebidanan.
3. Akademi Kesehatan Lingkungan menjadi Jurusan Kesehatan Lingkungan.
4. Akademi Teknik Elektromedik menjadi Jurusan Teknik Elektromedik
5. Akademi Kesehatan Gigi menjadi Jurusan Kesehatan Gigi.
6. Akademi Analis Kesehatan menjadi Jurusan Analis Kesehatan.

Adapun daftar nama-nama POLTEKKES seluruh Indonesia adalah sebagai berikut :

Poltekkes Kemenkes Palembang
Poltekkes Kebidanan Kemenkes Palembang
Poltekkes PiKes Tasikmalaya
Poltekkes Kemenkes Mamuju
Poltekkes Mamuju
Poltekkes Kemenkes Palu
Poltekkes HIMA Ankes
Poltekkes Kemenkes Banjar Baru
Poltekkes Bengkalis
Poltekkes Kemenkes Surabaya
Poltekkes Mataram
Poltekkes Gorontalo
Poltekkes Keperawatan Surakarta
Poltekkes Bandung
Poltekkes Malang
Poltekkes D4 KesLing
Poltekkes Padang
Poltekkes Banten Diesnatalis
Poltekkes Yogyakarta
Poltekkes Kemenkes Kupang Poltekkes
Poltekkes Kendari
Poltekkes Jakarta Dua KesLing
Poltekkes Ternate
Poltekkes Kemenkes Bengkulu
Poltekkes Tanjung Pinang
Poltekkes Jambi
Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya
Poltekkes Kupang
Poltekkes Denpasar
Poltekkes Majapahit
Poltekkes Maluku
Poltekkes Maranatha Soe
Poltekkes Medan Direktorat
Poltekkes Manado
Poltekkes Kemenkes Bengkulu
Poltekkes Farmasi Palembang
Poltekkes Kemenkes Palangkaraya
Poltekkes Kemenkes Jakarta III
Poltekkes Kemekes Aceh
Poltekkes Riau
Poltekkes Semarang
Poltekkes KesLing Jambi
Poltekkes Tanjung Pinang
Poltekkes Kemenkes Jakarta I
Poltekkes Kemenkes Makasar
Poltekkes RS dr. Soepraoen Kesdam V Brawijaya, dll.

PT. DUMEDPOWER INDONESIA adalah produsen dan distributor penyalur alat kesehatan – furniture rumah sakit – boneka phantom alat peraga kesehatan – produk dak BKKBN – bahan habis pakai – laboratorium – radiologi – apotik dan farmasi rumah sakit , dengan wilayah pemasaran sampai keseluruh Indonesia melalui online dan offline.

PT. DUMEDPOWER INDONESIA juga adalah produsen dan distributor utama yang pertama kali memproduksi alat peraga phantom yang menggunakan bahan campuran silen (Sealant), bahan racikan silen yang kami buat ini lebih baik dibandingkan dengan silikon (Silicone) dikarenakan selain tidak berbau hasilnya juga lebih halus produksinya. Bahan yang kami pakai ini dibuat melalui riset dan pengembangan dengan racikan yang disesuaikan melalui uji mutu dan kualitas dilaboratorium penelitian kami.

Dan kamipun sudah mempatenkan bahwa bahan dasar yang kami racik sangatlah aman dipergunakan untuk pembuatan alat peraga phantom yang akan digunakan untuk praktikum pelatihan di sekolah-sekolah kesehatan seperti di Politeknik Kesehatan (POLTEKKES), Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES), Akademi Kebidanan (AKBID), Akademi Keperawatan (AKPER), Akademi Analis (AAK), Akademi Teknik Elektromedik (ATEM) dan Fakultas Kedokteran serta selain itu produk kami juga dapat dipergunakan di sekolah-sekolah umum lainnya seperti PAUD, TK, SD, SMP, SMA dan SMK.

Untuk pemesanan barang, brosur dan harga jual produk-produk alat peraga phantom merek dumedpower kami silahkan menghubungi :

Kontak Person : Tn. Fuad Ahmad
Telpon kantor : 0213912902 / 02142802577
Mobile : 082125526000 / 081315904286
Email :
dumedpower@yahoo.com
dumedpower2008@yahoo.com
Website :
http://penyaluralatkesehatan.com/
http://dumedpower.com/
https://juknisdakbkkbnblog.wordpress.com/